Rabu, 04 Agustus 2010

wahai saudari ku

Aku prihatin dan sedih dengan penampilanmu dari hari ke hari. Aku akui

dirimu selalu dibalut oleh kecantikan dan keindahan, hingga semua orang

terpesona olehmu.namun saudariku, jika kecantikan telah memperdayaimu,

maka ingatlah besarnya tulang-tulangmu didalam kubur kelak yang seram

menakutkan, ingatlah skit dan sirnanya kecantikan. Jika dirimu bersedia dan

rela, ambillah gambar dirimu dengan sinar-X, sinar yang menampakkan apa

yang ada didalam kepalamu, wajahmu, betismu. Lihatlah dirimu dengan

tanpa daging, lemak,kulit dan rambut. Sesungguhnya wujud yang sangat

menyeramkan, bukan…?

Wahai saudariku………..!!!

Sadarlah…..!!!

Saat ini aku ingin berbicara tetntang cintaku sendiri,dan juga dia,

Coba aku renungkan tentang suatu kenyataan bahwa aku pasti akan berpisah dengan yang aku cintai, atau terima kenyataan bahwa nasib aku nggak seindah yang aku inginkan. Tapi aku ngga mau terlalu pusing sama cinta yang aku miliki,,
Kenapa aku nggak belajar mencitai hal2 lainnya and buat hidup aku lebih baik dan bahagia dengan membuat hal2 lainnya itu tersenyum. Dan aku ngga ingin memaksakan diri ingin dicintai soalnya bukankah lebih mulia menjadi seorang pecinta,

cinta kadang membuat kita bahagia dan kadang membuat kita menderita. namun dengan adanya cinta kita dapat memahami arti kebersamaan dan saling memiliki.
cinta dapat melakukan apa saja
dan aku percaya akan adanya cinta sejati

cintaku saat ini amat menyakitkan…
karena ketulusan di balas kebohongan.
pelukanku mengingatkan nya pada yang berlalu..
pantaskah ku mendapatkan semua itu?

Cinta,..kadang sulit untuk dimengerti,kadang bisa buatku bahagia tapi kadang sangat menyakitkan.
Satu hal yang dapat aku lakukan sekarang hanyalah menunggu hadirnya disini bersamaku.
Aku ga pernah tau sampai kapan penantian ini akan berakhir!
bagi ku cinta memang sulit di pahami..tapi aku memang harus bisa menjalani nya walaupun terkadang memang menyakitkan..

cinta ngak akan pernah hilang,pergi dan berakhir..
hidup akan trus berlansung ,kita pasti akan menemui orang yang baru di kehidupan yang baru,..

Jangan sakiti saat ini dengan kenangan masa lalu,karena sesuatu yang telah berlalu tak pantas mencoreng hal hal yang sebenarnya mampu kita lewati saat ini
lihatlah dunia akan selalu berpihak pada kita dan selalu menberikan yang terbaik..

CINTA…kita hidup dan diciptakan didunia bukan untuk mencintai orang yang SEMPURNA tetapi mencintai orang yang tidak sempurna dengan cara yang sempurna.karna kesempurnaan hanyalah milik ALLAH.
cinta yang hakiki adalah cinta seorang hamba kepada RabNya, jangan sampai cinta kita terhadap sesuatu melebihi cinta kita kepadaNya, tebarkan cinta disekeliling kita tanpa harus berharap orang membalasnya, karena kebaikan yang disertai keikhlasan niscaya akan mendapat balasan yang setimpal

Hidup ini maju ambilah sebuah pilihan dan jangan pandang kebelakang kemudian cintailah segala yang ada di langit dan di bumi semata karena Allah Subhanahu Wata’ala.

Semuga kita bisa mengambil hikmahnya,Amin,

Selasa, 03 Agustus 2010

Seorang wanita sejati bukanlah dilihat dari kecantikan paras wajahnya, tetapi dilihat dari kecantikan hati yang ada di baliknya.

Wanita sejati bukan dilihat dari bentuk tubuhnya yang mempesona, tetapi dilihat dari sejauh mana ia menutupi bentuk tubuhnya.

Wanita sejati bukan dilihat dari begitu banyaknya kebaikan yang ia berikan tetapi dari, keikhlasan ia memberikan kebaikan itu.

Wanita sejati bukan dilihat dari seberapa indah lantunan suaranya, tetapi dilihat dari apa yang sering mulutnya bicarakan.

Wanita sejati bukan dilihat dari keahliannya berbahasa, tetapi dilihat dari bagaimana caranya ia berbicara.

Wanita sejati bukan dilihat dari keberaniannya dalam berpakaian tetapi dilihat dari sejauh mana ia berani mempertahankan kehormatannya.

Wanita sejati bukan dilihat dari kekhawatirannya digoda orang di jalan, tetapi dilihat dari kekhawatiran dirinyalah yang mengundang orang jadi tergoda.

Wanita sejati bukanlah dilihat dari seberapa banyak dan besarnya ujian yang ia jalani, tetapi dilihat dari sejauhmana ia menghadapi ujian itu dengan penuh rasa syukur.

Wanita sejati bukan dilihat dari sifat supelnya dalam bergaul, tetapi dilihat dari sejauhmana ia bisa menjaga kehormatan dirinya dalam bergaul.
Saat ku telah begitu menikmati hari-hari
Bila bisa ku ingin waktu sejenak berhenti
Ku ingin memelukmu erat
Tak kan ku lepaskan lagi

Bagaimana bisa ku membiarkanmu berlalu
Di saat ku terlanjur jatuh hati padamu
Aku berdiri di sini menahan nafasku
Menunggumu mengubah keputusan itu
Bila ku bisa menghentikan waktu
Kau pasti tak jadi pergi

Ku tak tau apa salahku
Hingga kau memaksa untuk pergi
Kalau memang cintaku menyiksamu
Kau bilang saja padaku
Carikan cara untukku
Agar ku bisa berhenti mencintaimu
Karena aku sendiri sudah tak tau

Terlanjur jauh sudah ku jatuh hati padamu
Tak bisa berhenti mencintaimu
Aku harus bagaimana..??

curhat ku

Hari mulai malam ketika aku berada di sebuah taman. Aku termenung, berfikir mengharap datangnya suatu anugerah buatku. Ketika aku mencoba menutup mata yang aku lihat adalah sesuatu yang aku damba selama ini, yaitu seorang kekasih. Namun saat aku mencoba membuka mata hatiku terasa sakit, pedih, dan pahit. Ketika aku membayangkan perlakuannya terhadapku. Tak kusangkang wanita yang begitu aku sayangi pergi meninggalkan aku begitu saja. Tanpa ada suatu penyesalan apapun. Oh kejamnya, namun aku hanya bisa menghela nafas panjang, mengiklaskan dia. Mungkin itu adalah yang terbaik buat dia. Akupun bangkit dari tempatku berada, berjalan menyusuri taman. Yang kulihat hanya hamparan rumput yang hijau, yang disinari cahaya bulan dan bintang. Namun tiba -tiba hatiku teringat dia, dia, dan dia. Oh… betapa hancurnya hatiku. Aku jatuh tersungkur, menangis meratapi nasibku. Oh tuhan… ringankanlah penderitaan hambamu ini.
Aku terduduk kembali, mencoba menenangkan hati ini. Terus kucoba dan mencoba. Namun aku tak kuat lagi....

Sabtu, 04 April 2009

mengapa ada benci di saat kita berpisah

DUlu..kau yAn9 pernah bilang,

“ku tak mau ada benci”

“ku tak mau ada dendam”

“ku tak mw ada penyesalan”

dan…..

“ku tak mau ada air mata”

saat kita berpisah serta,

mengakhiri hubungan yang telah kita rajut

di batas asa dan penantian….

tapi mengapa kenyataan yang terjadi

berbeda dengan apa yang pernah kau ucapakan…

kini…..

yang kurasakan,,,

kau benci padaku

kau dendam padaku

kau menyesal mencintaiku

dan…

ada air mata yang menetes

saat kita berpisah…

apa kau mengira aku juga tak terluka

karena penghianatan cintamu… apa yang kurasakan mungkin melebihi

apa kau kau juga rasakan…

seharusnya,,,,

aku yg membencimu…

aku yang dendam padamu,

aku yg menyesal mencintaimu

dan…

aku yg menangis karenamu…

tapi aku tak mau munafik

dan menanamkan rasa itu,,

karena aku “MASIH MENYAYANGIMU”

untuk saat ini,,

kutak tau dirimu ada dimana…

jangankan melihatmu,

seuntai salampun tak pernah kuterima darimu…

kau hilang dan tak kan pernah kembali padaku…

ku ingin tegar jalani hari,,

wlo tanpa dirimu…

apa ini yang dinamakan silaturrahmi tetap terjalin saat kita berpisah……

“mengapa ada benci saat kita tak mungkin bersama”

Satu ketika pada satu senja hari saya duduk didepan rumah, salah satu pekerangan rumah seseorang. Saya dengar suara dari dalam rumah seseorang berbicara, karena kebetulan pintu rumahnya tidak tertutup, daun pintunya terbuka lebar-lebar.’Sebagai seorang wanita anak dara, kamu harus bernilai ibarat intan berberlian. Intan berlian selalu nilainya mahal dari apapun’. Begitu kiat kata dari suara seorang lelakiyang sempat saya tangkap dan perhatikan dari rangkaian kalimatnya.

Orang yang bicara saat itu, mungkin menasihati kepada salah seorang wanita muda, tetapi saya kira yang dinasihati bukan anak kandung dari yang memberikan wejangan.Semua intan dan berlian adalah batu, berlian itu juga batu, keras seperti batu, malahan lebih keras lagi dari batu biasa. Tetapi kamu tahu, tidak semua batu intan berlian.’ Begitu lanjutan dari rangkaian kalimatnya.’Apa yang membedakan batu dengan intan berlian?’ tanya dari sipewejang selanjutnya. Jawab suara wanita yang terdengar sangatsimpel dan sederhana jalan pikirannya.’

Bicara tentang ibarat dan nilai, bukan begitu mudah. Itu namanya jawaban membalik tangan. Artinya dibalik telapak tangan adalah punggun telapak tangan. Tidak. Tidak begitu pengertian yang saya maksud. Tidak begitu mudah jawabannya’. Tidak terdengar suara sejenak.

Maksud saya kalau kau wanita yang mau bernialai dan mau bernilai selaku intan berlian, kamu harus menempatkan dirimu ditempat yang terbatas,yang terhormat, tidak disembarang tempat dapat ditemui orang. Karena lihat saja contohnya kalau kau mencari batu, dimana saja mudah kau temukan, mudah didapat dimana-mana, gampang kamu pungut semaumu.Tetapi mencari intan? Wa,wa, wa. Tunggu dulu…. Intan berlian?……. kegunung, capek mendaki sampai puncak tidak ditemukan. Kelaut?… u,u,u,…. yang ada hanya air dan gelombang.

Ditoko khusus? harus menyediakan setumpuk uang, masuk rumah orang, dirumahpun tidak ada orang mau meletakkan intan berliannya disembarang tempat. Jadi, kalau mau dihargai dan dinilai tinggi dari orang terhormat,jangan sembarangan tempat kau kunjungi. Jangan pamer dirimu sehingga bernilaimu murah. Tetapi jagalah dirimu, peliharalah kehormatanmu, berwibawahlah dalam penampilanmu. Itulah…. begitulah baru kau jadi wanita sejati yang bernilai intan.